Otoritas Jasa Keuangan Menilai Kondisi Likuiditas Perbankan Relatif Baik

0
Dorar.info. Berita Keuangan. Lembaga pemerintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kondisi likuiditas industri perbankan di Indonesia hingga kini berada di level yang relatif aman yaitu sekitar 80 persen.

Muliaman D. Hadad selaku Kepala Dewan Komisioner OJK, mengatakan, dana pihak ketiga (DPK) masih tetap akan tumbuh tinggi naik sebesar 13-14 persen dibandingkan kredit yang masih relatif rendah kendati cenderung mulai meningkat."Likuiditas perbankan dengan LDR (rasio pinjaman terhadap simpanan) masih sekitar 80 persen," ujar Muliaman di Jakarta, pada  Kamis pagi (22/10/2015).

Pada bulan Agustus 2015, realisasi DPK perbankan  mencapai angka 13,2 persen, sedangkan angka penyaluran kredit perbankan mencapai 10,9 persen, hasil ini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya."realisasi DPK saat ini lebih tinggi dari pertumbuhan kredit. Jadi, bank dalam posisi likuiditas yang cukup baik," tuturnya.

Menurut Muliaman, kondisi likuiditas yang relatif surplus memungkinkan pihak perbankan untuk dapat  menurunkan suku bunga, sehingga diharapkan laju kredit dapat semakin meningkat."Saya perkirakan, bisa saja nanti suku bunga secara bertahap mengalami penurunan dan saat ini  juga sedang menurun," ujar Muliaman.

Selain itu, muliaman yakin hingga akhir tahun angka rasio kredit bermasalah (NPL) akan tetap terjaga di level yang rendah, meski penyaluran kredit akan terus bertambah. Hingga akhir bulan Agustus 2015 lalu, rasio NPL tetap rendah di level 1,4 persen.Ia pun mengimbau kepada perbankan agar bisa lebih hati-hati dan mampu meminimalkan resiko dalam penyaluran kredit, agar tingkat NPL tetap terjaga pada angka yang rendah.



Share :
Post a Comment